Viral Dugaan Oknum Polisi di Tanah Karo Terlibat sebagai Pengedar dan Bandar Sabu, Kapolres: "Jika Benar, Akan Kami Hukum!

Viral Dugaan Oknum Polisi di Tanah Karo Terlibat sebagai Pengedar dan Bandar Sabu, Kapolres: "Jika Benar, Akan Kami Hukum!

Redaksi
Februari 17, 2025

CYBERKRIMINAL.COM, TANAH KARO – Kabar mengejutkan beredar di media sosial dan media elektronik terkait dugaan keterlibatan oknum polisi di Polres Tanah Karo sebagai pengedar sekaligus bandar narkoba jenis sabu. Dua oknum yang diduga terlibat berinisial JO dan EA, yang merupakan bagian dari jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Tanah Karo.  16 Februari 2025

Isu ini menimbulkan dampak negatif terhadap citra Polres Tanah Karo, terutama di kalangan masyarakat. Viralnya berita ini di media sosial menjadi sorotan netizen, terutama karena dugaan tersebut dianggap sudah menjadi "rahasia umum" di Tanah Karo. 

Salah satu pengguna media sosial, @xander, bahkan memberikan komentar mengejutkan. Menurutnya, kedua oknum tersebut justru sedang gencar-gencarnya memberantas narkoba di Tanah Karo. "@xander justru oknum tersebut lagi galak-galaknya memberantas narkoba di Tanah Karo, karena bandar sebenarnya berinisial BB Lubis yang memiliki bekingan RNL Ginting," tulisnya di kolom komentar.

Menanggapi hal tersebut, awak media cyberkriminal.com melakukan konfirmasi kepada Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, melalui Kasatnarkoba AKP Harjuna Bangun, S.Sos., M.H. Kapolres menegaskan bahwa berita yang beredar tidak benar. "Berita gak benar itu, bapak. Kalau ada bandar narkoba di Tanah Karo ini, jumpakan sama saya yang tahu info itu, biar kita tangkap langsung," tegasnya.

Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk membersihkan Tanah Karo dari narkoba yang telah merusak generasi bangsa. "Kami akan bersihkan narkoba khususnya di Tanah Karo. Jika benar adanya anggota saya yang terlibat, akan diberi hukuman sesuai SOP kesatuan institusi kepolisian, khususnya Polres Tanah Karo," tutupnya.

Kasus ini masih terus berkembang, dan masyarakat menantikan tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan tersebut.